You are here: Home » Berita Pendidikan » Anak Tukang Kayu Kuliah di Fakultas Kedokteran UNS
Sragen – Pekerjaan orang tuanya sebagai seorang
tukang kayu, tidak menyurutkan semangat Dewi Nur Fatimah untuk
bersekolah. Setelah berhasil mendapatkan beasiswa Bidik Misi dari
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dewi melanjutkan pendidikannya ke
Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta, Jawa
Tengah. Mahasiswi semester dua ini bahagia dan terharu karena tidak
pernah menyangka bisa kuliah tanpa mengeluarkan uang, bahkan mendapatkan
uang setiap bulan.
Keberhasilan Dewi tak lain juga berkat doa sang
ibu, seorang ibu rumah tangga, yang menginginkan anaknya bisa kuliah.
Walaupun sang ibu sadar, tidak mungkin jika dirinya harus membiayai
kuliah Dewi. “Saya sering berpikiran, anak pintar tapi tak bisa sekolah,
sedangkan anak yang tidak pintar tapi punya uang, bisa sekolah,” ujar
ibu Dewi hampir menangis.
Kedua orang tua Dewi juga tidak mengenyam
pendidikan yang cukup dulunya. Ayahnya tamatan SMA swasta, dan ibunya
tidak sekolah. Rumah mereka sangat memprihatinkan, hanya bangunan kumuh
yang tidak berplafon, dan tidak ada barang berharga apapun di dalamnya.
“Dulu saya bilang sama Dewi, kalau dapat Bidik Misi kamu lanjut kuliah,
tapi kalau tidak, kamu mengundurkan diri saja,” ujar Ibu Dewi mengenang
perjalanan mereka.
Lulusan SMA Negeri 1 Surakarta punya semangat
tinggi untuk belajar. Nilainya dari semester satu tidak ada yang
mengecewakan. “Tak ada nilai C, nilainya A sama B saja,” katanya. Indeks
prestasinya mencapai 3,1. Orang tuanya pun bangga dengan Dewi.
Category: Berita Pendidikan
Related posts:
If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.









