You are here: Home » Berita Pendidikan » Dosen Miliki Peran Penting Dalam Pendidikan Anti Korupsi
Surabaya
-- Dosen memiliki peranan yang penting dan strategis dalam Pendidikan
Anti-Korupsi (PAK) di lingkungan perguruan tinggi. Hal tersebut
dikemukakan Dedi Rachim, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam acara Training of Trainers (ToT)
Pendidikan Anti-Korupsi untuk Perguruan Tinggi Regional X di Surabaya
beberapa hari yang lalu. "Melalui Pendidikan Anti-Korupsi (PAK), dosen
dapat mendidik mahasiswa tentang bahaya korupsi." ujarnya. Selain itu
melalui PAK dan Pendidikan Karakter, kejayaan bangsa Indonesia dapat
diraih kembali.
ToT Regional X yang dihadiri oleh 103 dosen dibuka
oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII pada tanggal 22 Juni
2012. "Pendidikan harus bisa menjadi alat untuk memberantas korupsi.
Jika pendidikan gagal, maka keadaan akan bertambah buruk," ujar
Koordinator Kopertis Wilayah VII yang hadir mewakili Direktur Jenderal
Pendidikan Tinggi Kemdikbud.
ToT Pendidikan Anti-Korupsi Regional X merupakan rangkaian pelaksanaan Training of Trainers
kepada dosen sebagai pengampu mata kuliah Pendidikan Anti-Korupsi.
Tujuan dari pelaksanaan training ini adalah agar para peserta dapat
memahami Pendidikan Anti-Korupsi dan diharapkan mereka yang hadir dapat
menularkan pengetahuan yang telah meraka dapat kepada para dosen rekan
sejawat mereka di kampus masing-masing.
Sumber: www.kemdiknas.go.id
Category: Berita Pendidikan
Related posts:
If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it.









